Senin, 03 Januari 2011

WYM.................

Aku punya permohonan.
Aku ingin kita bersama sampai akhir.
Aku senang, bisa bertemu denganmu.
Tapi aku tak tau apa-apa tentang kamu.
Itu sebabnya aku tak tau bagaimana sosok kamu sebenarnya yg mencintaiku.
Sejak awal aku tak dibutuhkan.
Tiap kali bertemu, perasaan itu makin kuat.
Itu sebabnya aku ingin mengakhirinya dengan cara begini.
Tapi aku tak bisa melupakanmu.
Aku ingin mengambil kembali bukti kalo aku dbutuhkan.
Kita sepasang kekasih.

Aku kesini bergerak bukan berdasarkan keegoisanku.
Kalo ada kekasih yang egois dan membubarkan hubungan.
Maka akan menjadi musuh saat bertemu lagi.

WYM................


Aku suka cermin.
Kalo melihatnya, kita bisa melihat diri kita yang seorang lagi dari dalam hati.
Saat kita cukup tua untuk mengerti, kita akan teringat dengan semua kebencian dan kenangan yang tumpah dalam perasaan.
Sedangkan diri kita yang seorang lagi dikelilingi oleh orang-orang tercinta.

Kalo bisa, sebelum aku ke tempatmu.
Aku ingin bertemu dengan DIA, diriku yang seorang lagi.
Aku ingin mengetahui sesuatu.
Ada yang harus aku ketahui.
Siapa yang ia cintai dan apa itu cinta?
Kalo aku tau tentang hal itu, aku tak akan tersakiti kan?
Saat itu, jiwaku yang terbagi dua, pasti menjadi satu.

WYM...............


Kekasih, maaf aku tak bisa menyenangkanmu.
Aku punya kekuatan tapi tak bisa apa-apa.
Jelaskanlah apa yang harus aku lakukan?
Percaya pada apa?
Mencintai untuk siapa?
Aku sebagai manusia Cuma bisa menemukan diriku sendiri dalam keraguan dan penderitaan.
Tapi aku kehilangan segalanya.
Itu sebabnya aku harus merebutnya kembali.
Manusia hidup harus maju ke depan.
Tapi Aku jadi ragu untuk hal yang aku yakini.

Minggu, 26 Desember 2010

WYM..............

Aku tak mengerti Kekasih. Kenapa kamu selalu memperlakukan aku seperti ini? Semua memang perlu dipertaruhkan, termasuk diriku, kemudian kamu juga. Pegilah Kekasih kejar impianmu. Saat bertemu denganmu suatu saat nanti, saatnya aku bertahan dengan mempertaruhkan eksistansi hidupku sendiri. Saat itu, apapun yang terjadi, aku akan bertahan dengan hidupku sendiri sampai mati. Asalkan ada tekad, logika akan kalah. Apapun yang terjadi tak akan aneh lagi. Terpantul pada cermin seperti diri yang tak terbatas. Sehingga kita bisa selalu eksis dalam hidup. Liana, aku mencintaimu meskipun kamu adalah iblis.

WYM.............

Kurasakan saat-saat bersamamu.
Penderitaan dan kesedihan.
Kegembiraan dan cinta.
Bahkan menjalani kehidupan tanpa cinta.
Itulah aku.
Kalo perasaan ini dihapus, aku tak punya apapun lagi.
Cuma aku yang tau hari-hari bersama kamu.
Bagiku, cinta adalah takdir dan karma.
Aku tak kuat, apa aku akan kalah dengan kau yang tau banyak hal ?
Ini sungguh aneh, kamu yang ada didepanku, tak bisa kurasakan sedikitpun.

Kau ada dimana Kekasih?
Hatimu ada dimana?
Inilah aku, aku tak bisa lari dari takdir.
Tapi aku bisa merasakan perubahan.
Senyuman itu, mengisaratkan perasaan adanya kemungkinan.

WYM............

Sayang, aku rasa aku bisa melihatnya sekarang.
Kenapa kau sia-siakan aku, dan membuatku menunggu.
Kau ingin aku pasrah pada aliran nasibku, sampai aku benar-benar jatuh atas diriku sendiri.
Itu sebabnya aku akan terus hidup.
Kau menutup mata atas kenyataan ini.
Dan melampiaskan kesalahan padaku.
Sekarang aku mengerti, kenapa kamu pernah ada didekatku.
Didalam jiwamu, ada kebaikan hatimu.
Kalo  bisa berdiri tegak sambil memikirkan orang lain, itu artinya aku belum siap mati.

WYM...........


Aku merasakan dalam hati.

Aku berkorban segalanya demi kamu.
Aku tau semuanya dan merasakan sakit dalam hati.
Aku tak ingin hidup lagi kalo menderita.
Aku sudah muak.
Apa betul aku ini bermimpi.
Aku selalu bermimpi hari seperti ini akan datang kalo persaan ini sudah selesai.
Aku tak peduli, yang penting kamu ada disini, ada didalam hatiku, pernah berada di hatiku, pernah datang ketempatku.
Meski Cuma sebentar, aku ingin bermimpi.
Sekarang, sekejap saja.